Menteri Nusron Dorong Kampus Terlibat Percepatan Sertipikasi Tanah

CiciTvJambi.com, Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menyiapkan langkah strategis untuk mempercepat penyelesaian pendaftaran bidang tanah, termasuk tanah wakaf dan rumah ibadah. Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid mendorong perluasan kerja sama dengan perguruan tinggi di berbagai daerah melalui pelibatan mahasiswa dalam program Kuliah Kerja Nyata tematik.

Menteri Nusron menilai, keterlibatan perguruan tinggi dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pekerjaan administrasi, pendataan, hingga pengelolaan pertanahan di lapangan. Kerja sama tersebut, menurut Menteri Nusron, perlu dipertajam dan diperluas agar dampaknya semakin terasa. “Kita perlu pertajam lagi kerja sama dengan kampus-kampus di Indonesia. Kalau bisa, ajak kampus-kampus lain, terutama yang memiliki jurusan geodesi, untuk ikut KKN atau praktikum. Coba kita dorong lagi, supaya ada solusi yang nyata di lapangan,” ujar Menteri Nusron dalam Rapat Pimpinan Kementerian ATR/BPN di Aula Prona, Jakarta, Rabu (14/1/2026).

Pengalaman di sejumlah daerah menjadi landasan penguatan kebijakan tersebut. Menteri Nusron menyebutkan bahwa pelaksanaan KKN tematik di Jawa Tengah, khususnya Pekalongan, terbukti mampu mempercepat pendaftaran tanah wakaf dan rumah ibadah. Capaian itu dinilai sebagai praktik baik yang dapat direplikasi di wilayah lain. “Bapak/Ibu di daerah, tolong perluas lagi kerja sama dengan kampus Islam, Muhammadiyah, dan perguruan tinggi lain. Ini terbukti efektif,” kata Menteri Nusron.

Berita lainnya :  KKNP-PTLP STPN Dinilai Strategis Siapkan SDM Unggul, Sejalan Arahan Presiden

Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Ossy Dermawan menambahkan bahwa kolaborasi dengan perguruan tinggi memiliki nilai strategis dalam mendukung target nasional pendaftaran tanah. Oleh karena itu, persiapan program KKN tahun 2026 perlu dilakukan secara matang, termasuk dari sisi perencanaan anggaran. “Anggaran KKN 2026 harus benar-benar dipersiapkan agar apa yang menjadi keinginan Pak Menteri dapat tercapai, terutama percepatan pengurusan sertipikat yang ditargetkan sebanyak enam juta bidang tanah tahun ini. Jika program ini bisa diperluas, tema-temanya harus dipilih dengan tepat. Dengan demikian, di tahun 2026 kita dapat menambah kekuatan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut,” jelas Ossy Dermawan.

Selain menggandeng perguruan tinggi umum, Kementerian ATR/BPN juga memaksimalkan peran pendidikan kedinasan. Sekretaris Jenderal ATR/BPN Dalu Agung Darmawan melaporkan bahwa Taruna dan Taruni Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional akan diturunkan melalui program Kuliah Kerja Nyata Pertanahan Praktik Tata Laksana Pertanahan Tematik Tingkat III. Program tersebut melibatkan 619 taruna sebagai bagian dari skema perbantuan sumber daya manusia.

Berita lainnya :  Warga Mekar Alam Terima Sertipikat PTSL, Status Tanah Kini Jelas

Pelibatan taruna dan mahasiswa diarahkan untuk mendukung peningkatan kualitas data pertanahan menuju pra-sertifikasi elektronik. Dukungan diberikan melalui pekerjaan administratif, kearsipan, serta teknis spasial yang dilaksanakan sesuai pedoman yang berlaku. Strategi ini diharapkan mampu memperkuat upaya percepatan penyelesaian pendaftaran bidang tanah secara nasional.

Rapat pimpinan tersebut juga diisi dengan pemaparan capaian kinerja tahun sebelumnya serta target yang akan dikejar sepanjang 2026 oleh para Pejabat Pimpinan Tinggi Madya. Kegiatan diikuti jajaran Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Kementerian ATR/BPN yang hadir langsung, serta para Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi beserta jajarannya di seluruh Indonesia yang mengikuti secara daring.

Strakom Kantah Tanjung Jabung Barat

#KementerianATRBPN #MelayaniProfesionalTerpercaya #MajuDanModern #MenujuPelayananKelasDunia

Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/
Badan Pertanahan Nasional

X: x.com/kem_atrbpn
Instagram: instagram.com/kementerian.atrbpn/
Fanpage facebook: facebook.com/kementerianATRBPN
Youtube: youtube.com/KementerianATRBPN
TikTok: tiktok.com/@kementerian.atrbpn
Situs: atrbpn.go.id
PPID: ppid.atrbpn.go.id
WhatsApp Pengaduan: 0811-1068-0000