CICITVJAMBI.COM, Jakarta — Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus mendorong transformasi digital layanan pertanahan melalui fitur Swaplotting Sentuh Tanahku yang memungkinkan masyarakat melakukan plotting bidang tanah secara mandiri menggunakan smartphone.
Fitur tersebut ditujukan bagi masyarakat yang bidang tanahnya belum masuk peta digital maupun pemilik sertipikat analog yang belum terintegrasi dalam sistem digital pertanahan nasional.
Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian ATR/BPN, I Gede Ketut Ary Sucaya, menjelaskan masyarakat kini dapat mengajukan titik lokasi bidang tanah secara daring melalui aplikasi Sentuh Tanahku.
“Pemilik tanah bisa mengajukan titik lokasi lewat fitur Swaplotting di Sentuh Tanahku. Dari data yang masuk, nanti Kantah setempat akan verifikasi sesuai dengan catatan kita di Kementerian ATR/BPN, benar tidaknya tanah tersebut letaknya di situ. Kalau benar, nanti akan di-plotting dalam peta digital oleh teman-teman di Kantah,” jelas I Gede Ketut Ary Sucaya, Selasa (26/05/2026).
Menurutnya, fitur Swaplotting Sentuh Tanahku dihadirkan untuk membantu pemutakhiran data pertanahan secara lebih akurat dan partisipatif.
Melalui sistem tersebut, masyarakat juga dapat berperan aktif dalam mendukung integrasi data bidang tanah ke dalam peta digital nasional.
“Tanah yang sudah dijalankan nantinya akan semakin terintegrasi dengan data secara keseluruhan. Tujuannya adalah menciptakan kepastian lokasi dan mendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendaftaran tanah,” ujar I Gede Ketut Ary Sucaya.
Fitur Swaplotting dapat diakses langsung melalui menu utama aplikasi Sentuh Tanahku pada perangkat Android maupun iOS.
Untuk menggunakan layanan tersebut, pengguna perlu memberikan izin akses lokasi agar sistem dapat mengidentifikasi posisi bidang tanah secara akurat.
Bagi pemilik sertipikat analog, pengguna dapat memilih opsi “Bersertipikat”, lalu melengkapi identitas pemegang hak, nomor hak, luas tanah, dan lokasi bidang tanah sesuai data sertipikat.
Selain itu, pengguna juga diminta mengunggah foto sertipikat sebagai dokumen pendukung untuk proses verifikasi di Kantor Pertanahan setempat.
Sementara masyarakat yang tanahnya belum bersertipikat dapat memilih opsi “Belum Sertipikat” dengan melengkapi identitas diri, lokasi bidang tanah, alas hak, serta bukti pembayaran pajak.
Setelah seluruh data dikirim, sistem akan meneruskan informasi tersebut ke Kantor Pertanahan untuk dilakukan pemeriksaan dan verifikasi sebelum masuk ke proses pemutakhiran peta digital bidang tanah.
Kehadiran fitur Swaplotting Sentuh Tanahku dinilai menjadi langkah penting dalam mempercepat digitalisasi layanan pertanahan sekaligus mempermudah masyarakat memperoleh kepastian lokasi dan data bidang tanah secara lebih akurat.
Strakom Kantah Tanjung Jabung Barat
#KementerianATRBPN #MelayaniProfesionalTerpercaya #MajuDanModern #MenujuPelayananKelasDunia
Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/
Badan Pertanahan Nasional
X: x.com/kem_atrbpn
Instagram: instagram.com/kementerian.atrbpn/
Fanpage facebook: facebook.com/kementerianATRBPN
Youtube: youtube.com/KementerianATRBPN
TikTok: tiktok.com/@kementerian.atrbpn
Situs: atrbpn.go.id
PPID: ppid.atrbpn.go.id
WhatsApp Pengaduan: 0811-1068-0000












