CiciTvJambi.Com-Warga RT 22 Kampung Bugis, Kelurahan Aur Kenali, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi, menyampaikan rasa terima kasih atas pembangunan jembatan baru yang kini menghubungkan wilayah mereka dengan Jalan Padang Lawas-Pattimura. Jembatan ini membawa manfaat besar dengan memperlancar mobilitas dan meningkatkan akses transportasi bagi masyarakat.
Pembangunan jembatan ini merupakan hasil perjuangan Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, yang menindaklanjuti aspirasi warga. Sebelumnya, warga harus menempuh jalur lebih jauh untuk mencapai berbagai lokasi penting.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur kepada Pak Faried. Dengan jembatan ini, akses lebih mudah, sehingga ekonomi dan aktivitas sosial kami semakin lancar,” ujar salah satu warga.
Peresmian jembatan ini dilakukan oleh Kemas Faried bersama Anggota DPR RI, Cek Endra, dalam kegiatan reses di Kelurahan Aur Kenali. Dalam sambutannya, Faried menekankan bahwa proyek ini merupakan hasil kerja sama antara masyarakat dan pemerintah.
“Saya bangga dapat memperjuangkan aspirasi warga untuk pembangunan jembatan ini. Semoga memberikan manfaat besar bagi kesejahteraan dan kelancaran aktivitas masyarakat,” ujarnya.
Selain meresmikan jembatan, Faried juga mendengarkan aspirasi warga terkait delapan program prioritas, di antaranya pembangunan infrastruktur, bantuan untuk UMKM, serta penanggulangan banjir.
Di sisi lain, warga menyampaikan kekhawatiran mereka mengenai rencana pembangunan stockpile batu bara di Aur Kenali.menanggapi hal ini, Cek Endra menegaskan bahwa proyek tersebut tidak akan dilaksanakan di Kota Jambi.
“Warga tidak perlu khawatir, saya pastikan tidak ada pembangunan stockpile,” tegasnya.Kemas Faried juga mendukung warga dalam menolak pembangunan stockpile, menegaskan bahwa wilayah tersebut diperuntukkan bagi pemukiman dan pertanian sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).“Kami di DPRD dan pemerintah kota menolak pembangunan stockpile karena tidak sesuai dengan RTRW,” kata Faried.
Warga berharap pembangunan infrastruktur terus berlanjut dan pemerintah tetap mendengarkan aspirasi mereka, terutama yang berkaitan dengan kesejahteraan ekonomi dan kelestarian lingkungan.





