Cicitvjambi – Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) mantan Narapidana wajib mengumumkan diri di media massa. Hal ini sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 10 Tahun 2023 tentang Pencalonan Anggota DPR, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota.
Anggota KPU Divisi Teknis Apnizal mengatakan, Selain pendaftaran Silon, dirinya meminta Parpol dan Bacaleg untuk memperhatikan Peraturan KPU Nomor 10 Tahun 2023 tentang Pencalonan Anggota DPR, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota.
” Perlu dilihat juga, Pasal 18 huruf C dimana Partai Politik Peserta Pemilu harus menyerahkan bukti pernyataan, yang memuat latar belakang jati diri yang bersangkutan sebagai mantan terpidana, jenis tindak pidananya, yang diumumkan melalui media massa” Ujar Apnizal.
Ditambahkan Apnizal, jika ada Bacaleg tidak melampirkan hasil pengumuman di media masa, maka masuk kategori Belum Memenuhi Syarat (BMS) dan dikembalikan serta harus diperbaiki. Proses tahapan pengumuman Bacaleg Eks Narapidana harus diumumkan sebelum pendaftaran dan berkasnya harus diserahkan secara berbarengan dengan berkas pendaftaran.
“Semua tindak pidana seperti Korupsi, Narkoba, dan lainnya harus mendapatkan surat keterangan dari Pengadilan. Kecuali, tindak pidana kealfaan dan tahanan politik. Itu tidak perlu diumumkan di media masa, cukup surat keterangan dari Kejaksaan,” terangnya.
Untuk Eks Narapidana dengan ancaman hukuman lima tahun atau lebih, boleh mendaftarkan diri sebagai Bacaleg dengan catatan setelah bebas murni lima tahun sampai akhir pendaftaran Bacaleg.










