Zulva Fadhil Bantu Korban Bencana, Harap Warga Segera Bangkit

CiciTvJambi.com – Di tengah rentetan musibah yang melanda, bantuan korban bencana Batang Hari mulai disalurkan kepada warga terdampak. Penyerahan dilakukan langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Batang Hari, Zulva Fadhil, di Ruang Kaca Rumah Dinas Bupati, Selasa (17/3/2026).

Sebanyak 13 warga menerima bantuan. Rinciannya, lima orang terdampak bencana alam seperti angin puting beliung dan pohon tumbang, sementara delapan lainnya merupakan korban kebakaran rumah. Situasi ini mencerminkan bahwa dalam waktu berdekatan, masyarakat menghadapi lebih dari satu jenis bencana.

Bantuan yang diberikan berupa paket sembako dan uang tunai. Nilainya mungkin tidak sepenuhnya menutup kerugian, tetapi setidaknya menjadi penyangga awal bagi warga yang sedang mencoba kembali berdiri.

Dalam sambutannya, Zulva Fadhil menyoroti kondisi Batang Hari dalam beberapa bulan terakhir yang cukup sering dilanda bencana, mulai dari banjir hingga angin kencang yang berdampak langsung ke permukiman warga.

Berita lainnya :  Safari Ramadhan di Batang Hari, Wabup dan Wagub Perkuat Sinergi

“Sebagai bagian dari gerakan masyarakat yang aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan, Tim Penggerak PKK berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya memberikan perhatian dan dukungan kepada keluarga yang sedang mengalami musibah,” ujar Zulva.

Bagi para penerima, bantuan ini bukan sekadar soal materi. Ada pesan yang lebih dalam—bahwa mereka tidak menghadapi situasi ini sendirian. Dukungan moral menjadi bagian yang sama pentingnya dengan bantuan fisik.

“Kami menyadari bantuan ini mungkin belum dapat menggantikan seluruh kerugian yang dialami. Namun kami berharap apa yang disalurkan hari ini dapat membantu meringankan beban serta menumbuhkan semangat untuk kembali bangkit,” tambahnya.

Berita lainnya :  Bupati Fadhil Arief Serahkan Sertifikat PTSL dan Beasiswa Batanghari Tangguh di Kecamatan Bajubang

Zulva juga menyinggung sisi lain dari musibah yang sering kali luput dibahas. Bahwa di balik setiap kejadian, selalu ada pelajaran yang bisa diambil, selama dijalani dengan kesabaran.

Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pejabat daerah, mulai dari asisten Setda, Kepala BPBD, kepala OPD terkait, Ketua Baznas, hingga para camat, lurah, dan kepala desa. Kehadiran mereka sekaligus menunjukkan bahwa penanganan dampak bencana tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan keterlibatan banyak pihak.

Ke depan, tantangannya bukan hanya menyalurkan bantuan. Tapi memastikan masyarakat yang terdampak benar-benar bisa pulih—dan tidak kembali terjebak dalam siklus kerentanan yang sama.