CiciTvJambi.Com – Pemerintah Kota Jambi resmi merilis capaian kinerja 100 hari Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jambi periode 2025–2030 sejak dilantik oleh Presiden RI, Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025. Dalam paparannya, Pemkot Jambi menyoroti sejumlah program prioritas yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat serta membenahi infrastruktur dan tata kelola kota.
Hal ini disampaikan dalam acara coffee morning bersama insan pers, Selasa (24/6/2025), di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi.
11 Program Prioritas
Sebanyak 11 program prioritas diusung untuk membangun Kota Jambi menjadi kota perdagangan dan jasa yang bersih, aman, harmonis, agamis, inovatif, dan sejahtera. Di antaranya:
- Kartu Bahagia: Sistem terintegrasi untuk keluarga miskin agar dapat mengakses layanan pendidikan, kesehatan, dan bantuan sosial. Program ini mencakup penambahan kuota jaminan kesehatan hingga UHC 100% bagi 49.212 jiwa.
- Balikat (Balai Latihan Kerja Tematik): Pelatihan keterampilan kepada lebih dari 1.000 warga serta job fair yang membuka 13.000 lowongan kerja.
- Bank Harkat: Bantuan usaha kelompok masyarakat melalui pemberian benih, bibit, bantuan kambing, hingga pembangunan biopori dan panen bawang merah.
- Rumel (Ruang Milenial): Fasilitas pengembangan kreativitas pemuda untuk mendukung peran generasi muda dalam pembangunan daerah.
- Kampung Bahagia: Transfer dana Rp100 juta per RT untuk penguatan infrastruktur lingkungan, sanitasi, dan kelembagaan RT. Tercatat 67 pilot project telah ditetapkan.
- Lansia Bahagia: Layanan santun untuk lanjut usia, mulai dari pemeriksaan kesehatan, senam, hingga pemberian bantuan permakanan.
- Kota Tangguh: Penanganan banjir melalui normalisasi sungai dan pembangunan drainase sepanjang lebih dari 47 km, termasuk kolaborasi proyek sistem asam dengan BWSS VI dan loan JICA.
- Bahagia Berbudaya: Penguatan budaya lokal melalui berbagai festival dan kejuaraan olahraga bertaraf regional dan nasional.
- Apel Kota: Reformasi birokrasi berbasis kompetensi dan integritas serta penyelesaian status 5.907 tenaga honorer menjadi PPPK.
- BALAP (Bahagia Layanan Anti Pungli): Pelayanan publik bebas pungli yang cepat, transparan, dan terintegrasi, termasuk layanan akta dan dokumen kependudukan langsung ke rumah.
- Call Center Bahagia: Respon cepat melalui PSC 112/119 dengan 36 kasus pemadaman kebakaran dan 446 layanan penyelamatan non-kebakaran.
Percepatan Infrastruktur dan Penataan Kota.
Dalam 100 hari pertama, Pemkot Jambi juga mencatatkan progres signifikan:
- 459 paket perbaikan jalan di 108 ruas, termasuk jembatan dan trotoar.
- Penataan sistem transportasi dan parkir berbasis non-tunai (QRIS).
- Kerjasama pengadaan bus listrik dengan PT Kalista Soter Hastia.
- Rencana pembangunan tiga flyover baru dan jalan arteri baru di waterfront city.
Kinerja Ekonomi dan Optimalisasi PAD.
Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Jambi meningkat signifikan dari Rp205,06 miliar (2024) menjadi Rp227,2 miliar (per 17 Juni 2025). Penerimaan pajak dan BPHTB juga melonjak, didorong oleh digitalisasi layanan pajak, percepatan proses PBB dan BPHTB, serta inovasi layanan seperti SPTPD online dan e-money Kota Jambi.
Penanganan Sampah dan Ruang Kota.
Penanganan sampah berbasis sumber melalui Program Kampung Bahagia juga telah diterapkan, termasuk kerja sama dengan sektor swasta untuk mendirikan pabrik pengelolaan sampah terpadu.
Selain itu, revitalisasi kawasan bersejarah seperti Taman Remaja, Menara Air, dan Pasar Jambi juga masuk dalam agenda prioritas untuk mendongkrak aktivitas ekonomi lokal












