Safari Ramadhan di Kerinci, Al Haris Soroti 24,80% Anak Fatherless

CiciTvJambi.com – Gubernur Jambi Al Haris mengungkapkan fenomena sosial yang mengkhawatirkan di Provinsi Jambi. Berdasarkan data yang disampaikan, sekitar 24,80 persen anak-anak di daerah tersebut tumbuh tanpa keterlibatan aktif sosok ayah dalam pengasuhan, baik secara fisik maupun emosional.

Pernyataan tersebut disampaikan Al Haris saat menghadiri Safari Ramadhan Pemerintah Provinsi Jambi 1447 Hijriah bersama masyarakat Kabupaten Kerinci di Masjid Al Falah, Desa Baru Lempur, Kecamatan Gunung Raya, Jumat (6/3/2026) malam.

Dalam kegiatan itu, Gubernur Al Haris didampingi Bupati Kerinci Monadi, Wakil Bupati Kerinci Murison, Sekretaris Daerah Kabupaten Kerinci, Wali Kota Sungai Penuh Alfin, serta jajaran organisasi perangkat daerah Provinsi Jambi dan Kabupaten Kerinci. Turut hadir unsur Forkopimda, anggota DPRD Provinsi Jambi, perwakilan Baznas Provinsi Jambi dan Baznas Kabupaten Kerinci.

Rangkaian kegiatan Safari Ramadhan diawali dengan buka puasa bersama, kemudian dilanjutkan dengan salat Magrib, Isya, dan Tarawih berjamaah bersama masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Gubernur Al Haris menjelaskan bahwa Safari Ramadhan menjadi sarana pemerintah untuk mempererat silaturahmi sekaligus mendengar langsung aspirasi masyarakat di daerah.

“Safari Ramadhan Pemerintah Provinsi Jambi bersama masyarakat Kabupaten Kerinci merupakan yang terakhir di Kota Sungai Penuh besok malam, tujuan kita agar dapat memperkuat kebersamaan serta menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas keimanan, ketakwaan, dan kepedulian sosial di tengah dinamika kehidupan yang terus berkembang,” ujar Gubernur Al Haris.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Al Haris juga menyoroti berbagai persoalan sosial yang membutuhkan perhatian bersama, mulai dari kemiskinan, stunting, hingga fenomena anak-anak yang tumbuh tanpa peran aktif ayah dalam keluarga.

Berita lainnya :  ATR/BPN Libatkan Taruna STPN Restorasi Arsip, Pertanahan Pascabencana Dipercepat

“Persoalan tersebut perlu menjadi perhatian bersama karena dapat berdampak pada perkembangan anak dan kehidupan sosial di masyarakat. Saat ini banyaknya anak kita yang menjadi geng motor, salah pergaulan dan sebagainya, karena kurangnya perhatian kita sebagai orang tua,” ungkap Gubernur Al Haris.

Menurut Al Haris, kondisi anak yang tumbuh tanpa bimbingan keluarga yang utuh berpotensi menghadapi berbagai tantangan, mulai dari rendahnya rasa percaya diri hingga rentan terhadap pengaruh negatif lingkungan.

“Sejumlah tantangan sosial yang tengah dihadapi bangsa, khususnya terkait kondisi anak-anak dan ketahanan keluarga, bahwa berdasarkan data Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, sekitar 25 persen anak Indonesia tumbuh tanpa figur ayah (fatherless). Artinya, dari 100 anak, sekitar 25 anak tumbuh tanpa peran ayah. Ini bukan angka kecil. Ini menjadi tugas kita bersama, baik orang tua, guru, tokoh agama, maupun pemerintah, untuk membina dan membimbing anak-anak kita,” tegas Gubernur Al Haris.

Selain membahas persoalan sosial, Gubernur Al Haris juga memberikan apresiasi terhadap langkah Pemerintah Kabupaten Kerinci yang aktif menyelaraskan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) serta pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi bagi anak-anak sekolah.

“Program MBG yang diluncurkan pemerintah pusat pada awal 2025 ini dinilai berhasil jika pemerintah daerah mampu menyelaraskan anggaran dan fasilitas dapur umum, sebagaimana yang dilakukan di beberapa daerah di Jambi,” ucapnya.

Gubernur Al Haris juga menilai Kabupaten Kerinci memiliki potensi besar untuk terus berkembang meskipun menghadapi keterbatasan anggaran.

Berita lainnya :  Wagub Sani: Festival Keagamaan, Upaya Distribusi Pesan Perdamaian

“Kerinci merupakan daerah yang berada di ujung Provinsi Jambi, namun memiliki potensi luar biasa. Saya mengapresiasi upaya Bupati dan Wali Kota yang terus berusaha membangun daerah meskipun dengan keterbatasan anggaran,” kata Gubernur Al Haris.

Sementara itu, Bupati Kerinci Monadi menyampaikan apresiasi atas kunjungan tim Safari Ramadhan Pemerintah Provinsi Jambi yang dinilai dapat memperkuat komunikasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur berserta seluruh tim Safari Ramadhan Provinsi Jambi yang telah hadir di Kerinci, semoga bisa memperkuat komunikasi antara pemprov dan kabupaten dalam bersama-sama membangun pemerintah daerah yang lebih baik,” ucap Bupati Monadi.

Bupati Monadi menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Kerinci tengah mempercepat implementasi program nasional Makan Bergizi Gratis bagi masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Kerinci sedang giat-giatnya mengimplementasikan dan menyelaraskan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG). Program MBG ini menyasar anak sekolah dari tingkat PAUD hingga SMA, serta ibu hamil dan menyusui, sebagai bagian dari strategi besar penguatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Kerinci, selain itu kita juga menyiapkan koperasi merah putih,” pungkas Bupati.

Pada akhir kegiatan, Gubernur Al Haris menyerahkan bantuan CSR Bank Jambi sebesar Rp20 juta untuk Masjid Al Falah di Desa Baru Lempur. Selain itu, Baznas Provinsi Jambi menyalurkan bantuan kepada 30 fakir miskin.

Program ASN Peduli Stunting juga memberikan 20 paket bantuan berupa beras, telur, kacang hijau, dan biskuit serta bantuan kursi roda bagi masyarakat Desa Baru Lempur.