Harlah ke-80 Muslimat NU, Wagub Sani Tekankan Kolaborasi Daerah

CiciTvJambi.com – Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani mengajak pengurus Muslimat Nahdlatul Ulama memperkuat sinergi Muslimat NU Jambi bersama pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Ajakan ini disampaikan dalam momentum Halal Bihalal sekaligus peringatan Hari Lahir ke-80 Muslimat NU di Sekretariat NU Provinsi Jambi, Rabu (1/4/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Merawat Tradisi, Menguatkan Kemandirian, dan Meneduhkan Peradaban” tersebut menjadi ruang konsolidasi antara organisasi perempuan dan pemerintah daerah, sekaligus memperkuat peran sosial keagamaan di tengah masyarakat.

“Pada hari yang baik dan Insya Allah penuh keberkahan ini, saya mengucapkan terima kasih kepada Ketua dan Pengurus Wilayah Muslimat NU Provinsi Jambi yang telah menginisiasi kegiatan ini. Kita semua menyadari bahwa di bulan Syawal yang penuh keberkahan ini, setiap instansi, organisasi, dan masyarakat melaksanakan halal bihalal. Kegiatan ini sangat baik karena kondisi kita untuk saling mengunjungi satu sama lain sangat terbatas, baik karena waktu, jarak, maupun kesempatan. Maka, momentum ini dapat kita manfaatkan semaksimal mungkin,” ucap Wagub Sani.

Dalam kesempatan itu, Abdullah Sani juga menekankan pentingnya menjadikan bulan Syawal sebagai ruang mempererat hubungan sosial sekaligus memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Jambi, saya pribadi, dan keluarga, mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri, Minal Aidzin Wal Faidzin. Mohon maaf lahir dan batin. Semoga Allah SWT menerima puasa, zakat, dan sholat kita, serta kita termasuk golongan orang-orang yang terbebas dari api neraka atau itqum minan naar,” ungkapnya.

Berita lainnya :  WFH Hari Jumat Berlaku, ATR/BPN Jamin Layanan Tetap Jalan

Selain itu, Abdullah Sani memberikan apresiasi atas perjalanan panjang Muslimat NU yang telah memasuki usia ke-80 tahun. Organisasi ini dinilai memiliki kontribusi nyata dalam kehidupan sosial dan pembangunan masyarakat.

“Pada kesempatan ini, saya juga mengucapkan selamat Hari Lahir Muslimat NU yang ke-80 tahun. Semoga organisasi ini semakin solid, menunjukkan eksistensinya, serta memberikan kontribusi terbaik dalam memajukan bangsa dan negara, terutama Provinsi Jambi untuk saat ini dan masa mendatang,” sambung Wagub Sani.

Menurut Abdullah Sani, sinergi Muslimat NU Jambi menjadi kunci menghadapi tantangan global yang semakin kompleks. Peran perempuan disebut semakin strategis, terutama dalam membentuk generasi yang berkarakter kuat dan berdaya saing.

“Tugas kita saat ini salah satunya membentuk dan mengembangkan generasi penerus sebagai kader bangsa yang cerdas dan tangguh, memiliki keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT,” jelasnya.

Abdullah Sani juga menilai Muslimat NU telah lama menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat, dengan kontribusi yang konsisten tanpa keluar dari nilai dan norma yang berlaku.

“Keberadaan Muslimat sudah semenjak dahulu diakui di tengah-tengah masyarakat. Organisasi ini telah banyak berbuat untuk masyarakat ke arah yang lebih baik, tanpa pernah melanggar aturan yang ada di tengah masyarakat dan bangsa ini,” lanjutnya.

Berita lainnya :  Kantah Aceh Tamiang Berpacu Selamatkan Puluhan Ribu Arsip Pertanahan

Dalam sesi wawancara, Abdullah Sani menjelaskan bahwa halal bihalal bukan sekadar tradisi seremonial, melainkan sarana memperkuat ikatan sosial setelah Ramadan.

Kegiatan tersebut dinilai mampu menjadi ruang untuk membersihkan hati, memperbaiki hubungan, serta memperkuat solidaritas dan persatuan di tengah masyarakat.

Sementara itu, Ketua Umum PW Muslimat NU Provinsi Jambi Jawanis menegaskan komitmen organisasi dalam memperkuat peran perempuan sebagai agen perubahan di berbagai sektor kehidupan.

“Selamat Hari Lahir Muslimat NU ke-80. Teruslah menjadi inspirasi bagi kaum perempuan untuk menebar kemaslahatan, menjaga tradisi, dan memperkokoh ukhuwah. Berkhidmat untuk bangsa, mengabdi untuk agama.”

Jawanis menilai Muslimat NU selama ini konsisten dalam mendorong pemberdayaan perempuan melalui program pendidikan, sosial, dan keagamaan. Peran tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun masyarakat yang lebih sejahtera.

“Sebagai organisasi perempuan di bawah naungan Nahdlatul Ulama, Muslimat NU dinilai telah konsisten dalam mendorong pemberdayaan perempuan melalui berbagai program pendidikan, sosial, dan keagamaan. Di usia ke-80 ini, semoga Muslimat NU semakin solid dalam menguatkan peran perempuan sebagai agen perubahan yang membawa kemajuan dan kesejahteraan bagi masyarakat luas,” pungkasnya.

Kegiatan ini juga dihadiri sejumlah pejabat daerah dan tokoh organisasi, termasuk unsur pemerintah provinsi dan pengurus Nahdlatul Ulama.