CiciTvJambi.com – Anggota DPRD Kota Jambi, Rs Prayogie, melontarkan kritik terhadap lambannya penanganan banjir di Kota Jambi, khususnya terkait proyek normalisasi Sungai Asam. Hal ini disampaikannya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Panitia Khusus (Pansus) LKPJ Wali Kota Jambi Tahun 2024 yang digelar pada 17 April 2025 bersama Dinas PUPR Kota Jambi.
“Normalisasi Sungai Asam untuk atasi banjir, apa ceritanya?” ujar Yogie dengan nada mempertanyakan progres program yang dinilai tak kunjung terealisasi secara nyata.
Tak hanya itu, Yogi juga menyoroti ketidakhadiran Kepala Dinas PUPR Kota Jambi dalam rapat penting tersebut. Ia menilai ketidakhadiran itu sebagai bentuk ketidakseriusan dalam menangani masalah yang selama ini menjadi keluhan utama masyarakat.
“Ini masalah serius, bukan soal proyek biasa. Kalau yang bersangkutan tidak hadir, bagaimana bisa menjelaskan ke masyarakat apa yang sebenarnya sudah dan akan dilakukan?” tambahnya.
Untuk diketahui, normalisasi Sungai Asam merupakan bagian dari proyek pengendalian banjir yang dikerjakan oleh Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) VI. Proyek ini mencakup pengerukan sepanjang 16 km dan pembangunan tiga kolam retensi di kawasan rawan banjir seperti Jelutung, Kotabaru, dan Jambi Timur. Total nilai proyek mencapai Rp170 miliar dan didanai melalui kerja sama dengan Pemerintah Jepang dengan sistem multi-tahun.











